121 Kebijakan Transformatif Prabowo dalam 21 Bulan: dari Pupuk Murah hingga RI Tak Impor Solar

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2026).
Penulis: Sindi
Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:07:01 WIB

JAKARTA — Pemerintahan Prabowo Subianto mengklaim telah menerbitkan satu kebijakan transformatif setiap lima hari selama masa kerjanya. Klaim itu disampaikan Presiden dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026, Jumat (15/8/2026).

“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk masalah-masalah negara. Sebagian masalah-masalah itu telah berpuluh-puluh tahun tidak bisa kita selesaikan,” ujar Prabowo di hadapan para pimpinan lembaga negara dan mantan presiden.

Harga Pupuk Turun 20 Persen, 145 Aturan Dihapus

Di sektor pertanian, pemerintah menyoroti penyederhanaan tata niaga pupuk. Sebanyak 145 aturan penyaluran pupuk dihilangkan, dan harga pupuk berhasil diturunkan hingga 20 persen.

“Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pertama kali harga pupuk dapat kita turunkan kepada rakyat,” kata Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan secara nasional.

Swasembada Solar: Hemat Devisa Rp 170 Triliun per Tahun

Pada sektor energi, pemerintah mengklaim telah mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Produksi diesel dengan campuran B50 berbasis kelapa sawit disebut menjadi kunci kebijakan ini.

“Mulai 1 Juli 2026, kita tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri, dan kita berhasil menghemat devisa 170 triliun rupiah, sekitar 9,5 miliar dolar AS tidak lagi harus kita kirim ke luar negeri,” jelasnya.

Makan Bergizi dan Hilirisasi Jadi Prioritas

Prabowo menambahkan, program makanan bergizi yang menjadi janji kampanyenya telah ditunaikan. Ia juga menyebut rencana hilirisasi dan eksekusi bantuan sosial berjalan di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengapresiasi kerja jajaran kabinetnya. Ia menyebut beberapa pembantunya jatuh sakit hingga menjalani operasi akibat bekerja keras.

“Demikian bukti kesungguhan dari pemerintah yang saya pimpin,” ujar Prabowo menegaskan.

Sidang tahunan tersebut turut dihadiri Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga hadir dalam agenda kenegaraan tersebut.

Reporter: Sindi