Satgas Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas Sekolah dari Yayasan Surabaya untuk Pelajar di Papua
JAYAPURA — Sebanyak 2.500 paket tas sekolah berisi alat tulis kini berada di tangan Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC). Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan dari Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya, yang diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan, Vivian Fan, di Jayapura pada Kamis (13/8).
Kasatgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Bambang Widiyatmoko, membenarkan telah menerima bantuan tersebut. Ia menyebut barang bantuan langsung dikirim ke Timika untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah titik di wilayah kerja Satgas.
Dukungan Perlengkapan Belajar untuk Anak Papua
Bantuan ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak-anak dalam menunjang aktivitas belajar mereka di sekolah. Kombes Pol Bambang menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda di Tanah Papua.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak di Tanah Papua dan bantuan tersebut langsung dikirim melalui Timika,” kata Kombes Pol Bambang Widiyatmoko saat dihubungi dari Jayapura, Jumat.
Harapan agar Anak Semakin Giat Belajar
Ketua Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya, Vivian Fan, menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para pelajar. Ia berharap perlengkapan sekolah ini dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak di Papua untuk terus mengejar cita-cita.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dalam menunjang kegiatan belajar mereka dan berharap tas dan alat tulis digunakan dengan baik dan menjadi semangat kepada anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Vivian Fan.
Pengiriman bantuan ke Timika menjadi langkah awal penyaluran. Dari sana, pendistribusian akan dilanjutkan ke berbagai pelosok sesuai dengan kebutuhan dan jangkauan Satgas ODC di lapangan.