SORONG — Legislator George Karel Dedaida, S.Hut., M.Si menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Barat Daya melalui Dinas Pendidikan yang telah menyalurkan bantuan dana studi akhir bagi mahasiswa di Universitas Werisar, Sorong Selatan. Penyerahan bantuan berlangsung di Kampus Unamin Sorong, Kamis (24/9/2026), dan menyasar beberapa perguruan tinggi sekaligus.
Dalam keterangan persnya kepada wartawan, Sabtu (26/9/2026), Dedaida menyebut bantuan itu diharapkan dimanfaatkan secara tepat untuk menunjang kebutuhan mahasiswa Papua yang sedang menyelesaikan tugas akhir hingga menuntaskan pendidikan mereka.
Sekitar 90 Persen Mahasiswa Universitas Werisar dari Keluarga Kurang Mampu
Dedaida mengungkapkan, sekitar 90 persen mahasiswa di Universitas Werisar merupakan anak-anak Papua yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kondisi itu membuat biaya kuliah dan penyelesaian tugas akhir menjadi kendala utama yang mereka hadapi.
"Mereka hanya membutuhkan semangat untuk belajar. Biaya menjadi salah satu kendala yang mereka hadapi. Karena itu, bantuan seperti ini sangat kami harapkan dari pemerintah provinsi," ujar legislator yang akrab disapa GKD tersebut.
Dukungan Diminta Berlanjut Setiap Tahun
Anggota kelompok khusus DPRP Papua Barat Daya itu menilai Pemprov Papua Barat Daya telah beberapa kali memberikan dukungan kepada Universitas Werisar. Ia berharap perhatian serupa terus berlanjut setiap tahun, khususnya bagi mahasiswa Papua di Sorong Selatan yang menempuh pendidikan tinggi.
"Kami berharap setiap tahun ada perhatian dari Bapak Gubernur untuk kami di Sorong Selatan, khususnya bidang pendidikan sesuai kewenangan pemerintah provinsi di perguruan tinggi," tandasnya.
Bantuan dana studi akhir itu diserahkan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya didampingi Kepala Dinas Pendidikan kepada beberapa perguruan tinggi di Sorong, termasuk Universitas Werisar.