SORONG — Kebun hidroponik yang berdiri di atas lahan Kompleks Kokoda itu digarap bersama Karang Taruna setempat. Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan meninjau langsung lokasi dan menanam bibit bersama warga, didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Ny. Uli Amry Siahaan, Wakapolresta AKBP Gleen Molle, para PJU, pengurus Bhayangkari, Lurah Klawasi, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 15.30 WIT dan berakhir pukul 17.15 WIT. Selain penanaman bibit, acara itu dirangkaikan dengan Bhayangkari Peduli dalam rangka HKGB ke-74 Tahun 2026.

Mengapa Polresta Sorong Kota Menyasar Sektor Pangan

Amry menyebut Program Tokok Sagu tidak berhenti pada urusan ketahanan pangan. Program itu juga diarahkan mendorong kemandirian dan peningkatan ekonomi warga.

"Kebun hidroponik ini kita harapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kokoda. Yang paling penting, masyarakat dapat mandiri dan bangkit melalui usaha yang dikelola bersama," ujar Kapolresta.

Ia meminta warga merawat kebun sampai menghasilkan panen. Amry juga berjanji hadir saat panen perdana bila warga mengabari lebih dulu.

"Kalau sudah panen, tolong informasikan kepada kami. Saya ingin datang bersama-sama masyarakat untuk melaksanakan panen perdana di kebun hidroponik ini," tambahnya.

Pesan Pendidikan untuk Anak-Anak Kokoda

Di sela peninjauan, Kapolresta menyinggung soal sekolah anak-anak warga. Menurutnya, pendidikan tetap jadi prioritas di tengah program pemberdayaan ekonomi.

"Saya juga berharap anak-anak kita tetap sekolah. Pendidikan penting untuk masa depan mereka," pesannya.

Pemuda Kokoda Belajar Instalasi hingga Perawatan Tanaman

Ketua Karang Taruna Kebun Hidroponik Steven Arwakom mengapresiasi pendampingan yang diberikan Polresta Sorong Kota. Ia menuturkan, warga dan pemuda mendapat pengetahuan baru mulai dari pembuatan instalasi pipa hingga proses penanaman dan perawatan tanaman.

Steven menambahkan, hasil panen sudah memiliki calon pasar. Dengan begitu, kebun itu diharapkan menambah penghasilan warga.

"Kurang lebih satu bulan ke depan sudah bisa panen," ujarnya.

Tokoh Adat: Ruang bagi Anak Muda Menggerakkan Ekonomi Kampung

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kokoda Esau Gogoba menilai Program Tokok Sagu membuka ruang bagi anak-anak muda Kokoda untuk menjadi penggerak ekonomi di lingkungan tempat tinggal mereka.

"Kami berterima kasih kepada Kapolresta Sorong Kota yang telah memberikan Program Tokok Sagu kepada anak-anak suku Kokoda. Kami berharap masyarakat terus mendapat bimbingan sehingga kebun ini dapat menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Warga Kokoda lainnya, Husen, turut menyampaikan terima kasih atas bantuan bibit selada dan pakcoy. Menurutnya, kebun hidroponik bisa membuka lapangan pekerjaan sekaligus menjadi kegiatan positif bagi masyarakat.

Polresta Sorong Kota berharap kebun tersebut dikelola bersama dan berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan berlangsung aman serta kondusif.

Reporter: Redaksi