Breaking

Bupati Mimika Wajibkan Semua OPD Paparkan Program di Hadapan TAPD Sebelum Anggaran 2027 Disahkan

RE
Senin, 21 September 2026
Bupati Mimika Wajibkan Semua OPD Paparkan Program di Hadapan TAPD Sebelum Anggaran 2027 Disahkan

MIMIKA — Instruksi itu disampaikan Johannes Rettob saat memimpin apel pagi di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Senin (21/9/2026). Ia meminta seluruh OPD mempercepat dan mematangkan penyusunan perencanaan APBD Tahun Anggaran 2027.

Menurut Bupati, masa transisi dan peletakan fondasi pembangunan sudah dilalui, termasuk pemetaan potensi serta branding kampung dan distrik. Tahap berikutnya, seluruh OPD dituntut bergerak seragam dan memperkuat kolaborasi.

Presentasi di Hadapan TAPD Jadi Syarat Usulan Anggaran

Mekanisme pembahasan usulan anggaran 2027 diperketat. Setiap OPD wajib memaparkan rancangan programnya di hadapan TAPD, yang juga akan dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati.

Forum itu menjadi ruang uji bagi setiap usulan sebelum masuk pembahasan lebih lanjut. OPD yang tidak mampu menjelaskan keterkaitan programnya dengan target pembangunan berisiko kehilangan porsi anggarannya.

Perjalanan Dinas hingga Belanja Makan-Minum Masuk Daftar Efisiensi

Efisiensi anggaran menjadi penekanan utama dalam penyusunan APBD 2027. Bupati menegaskan anggaran untuk kegiatan yang dinilai kurang mendesak akan dipangkas.

"Efisiensi harus dilakukan. Anggaran perjalanan dinas, diklat yang tidak penting, serta belanja makan-minum dan kegiatan internal OPD yang terlalu banyak memakan dana harus diefisienkan," tegasnya.

Pemangkasan menyasar pos-pos yang selama ini menyerap dana besar tanpa kontribusi langsung pada target pembangunan. Belanja perjalanan dinas, pendidikan dan pelatihan yang tidak mendesak, serta konsumsi rapat internal OPD masuk dalam daftar yang akan ditinjau ulang.

Koordinasi Antar-OPD Jadi Kunci Target Pembangunan

Bupati menilai koordinasi lintas perangkat daerah masih menjadi titik lemah perencanaan anggaran selama ini. Program yang tumpang tindih antardinas disebut membuat belanja daerah tidak efisien.

"Koordinasi dan kerja sama antarsemua OPD sangat penting agar kita fokus pada program yang betul-betul menjadi target pembangunan," ujar Bupati.

Ia berharap langkah ini membuat perencanaan pembangunan Kabupaten Mimika pada 2027 berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

"Kami berharap perencanaan pembangunan Kabupaten Mimika pada 2027 dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran," tutupnya.

Sumber: seputarpapua.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua