Mendagri Tito dan Menteri PKP Maruarar Sirait Rapat Bahas Perumahan Papua Pegunungan, Libatkan Seluruh Bupati
JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan pertemuan lintas kementerian dan pemerintah daerah itu digelar untuk menuntaskan persoalan perumahan di Papua Pegunungan. Rapat melibatkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait atau Ara, Gubernur Papua Pegunungan, serta seluruh bupati di wilayah tersebut.
"Seperti besok saya dengan Pak Ara akan rapat dengan Gubernur Papua Pegunungan dan seluruh bupati yang ada di Papua Pegunungan tentang perumahan di sana," kata Tito dalam acara apresiasi pemerintah daerah berprestasi batch II regional Papua, di Jakarta, Senin (28/9/2026).
Rapat itu menjadi tindak lanjut dari penilaian kinerja pemerintah daerah yang menyoroti standar pelayanan minimal di sejumlah sektor. Perumahan masuk dalam kategori yang dinilai bersama pendidikan, kesehatan, penanganan sampah, dan program Indonesia ASRI.
Perumahan Jadi Salah Satu Kategori Penilaian Pemda Papua
Tito menyebut penilaian kloter kedua ini difokuskan pada urusan pelayanan publik dasar. Ada empat kategori pemenang yang diberikan kepada sejumlah pemerintah daerah di Papua.
"Kali ini kita mengambil yang memang standar pelayanan minimal, yaitu masalah perumahan, pendidikan, kesehatan, ditambah dengan arahan beliau, yaitu penanganan masalah sampah dan Indonesia ASRI, yaitu sekali lagi yang aman, sehat, resik, dan indah," jelasnya.
Pilihan tema itu berbeda dengan kloter pertama yang menitikberatkan pada persoalan ekonomi. Fokusnya mulai dari pengendalian inflasi hingga penurunan angka kemiskinan dan stunting.
Enam Putaran Penilaian, Fokus Bergeser ke Pelayanan Dasar
Kementerian Dalam Negeri telah menjalankan enam putaran penilaian pemerintah daerah berprestasi dengan tema yang berganti-ganti. Tito merinci tema yang dilombakan pada putaran-putaran sebelumnya.
"Sudah kita laksanakan enam putaran dengan mengambil tema yang dilombakan mengenai pengendalian inflasi, dan kemudian kedua, masalah penurunan angka pengangguran, penurunan angka kemiskinan dan stunting, serta pembiayaan kreatif, creative financing," ucapnya.
Melalui penghargaan ini, Tito berharap pemerintah daerah termotivasi memperbaiki kualitas layanan. Ia juga mengucapkan selamat kepada pemda yang meraih penghargaan pada kloter kedua.
Bagi Papua Pegunungan, rapat lanjutan soal perumahan menjadi ujian awal apakah persoalan pelayanan dasar di provinsi pemekaran itu bisa ditangani lintas kementerian dan kabupaten.